Ibarat penyakit, semakin canggih alat kesehatan diciptakan oleh manusia, maka akan semakin aneh-aneh pula jenis penyakit itu! Demikian juga dengan Korupsi, semakin gencar penanganannya, semakin gencar pula orang melakukannya; Semakin luar biasa wewenang yang diberikan kepada petugas pemberantasannya, semakin luar biasa pula orang menentang keberadaannya.
KPK digembosi?...
,
begitu tema ILC malam ini, Muak aku menyaksikan para elit pelaksana
hukum yang lagi debat kusir itu! Ternyata begitu banyak orang yang
berusaha memberangus KPK! Memang aneh sih, untuk siapa sebenarnya
keberadaan KPK itu? Nggak heran, kalo para penegak hukum mati-matian
ingin mengurangi wewenang KPK, lha wong itu keranjang buat mereka
sendiri?
Rasanya memang tidak perlu ada KPK lagi! Sepakati saja pembubaran KPK! Lha pada kenyataannya, semakin KPK bekerja, semakin banyak pelaku korupsi!
TEMAN-TEMAN pasti berlogika: "Lha ada KPK saja Korupsi semakin meraja lela, apalagi kalo nggak ada KPK?!".
Kalo itu sih, gampang! Pada kenyataannya, dulu Aku nggak punya ketombe, coba-coba pake shampo, eeee malah ketombenya nggak ilang-ilang! Dulu Aku nggak pernah ada keluhan rambut rontok, gara-gara coba-coba pake shampo hairfall, eeeee sekarang malah rambutku pada rontok!.
Kata Rasul SAW: "Di dalam Obat tersimpan penyakit; Di dalam penyakit, tersimpan obat". Contohnya: Lalat, sebelah dari sayapnya adalah penyakit, sebelahnya lagi adalah penawarnya, begitu juga dengan ULAT MATAHARI (uler Serngingi), kalo kita kena sengat, cukup dipecah perutnya, lalu dioleskan, maka akan sembuhlah rasa sakit dari sengatan bulunya, dsb.
Jadi, sudahlah, nggak usah ada KPK, dikembalikan saja pada orangnya. Perlahan-lahan, kita kembali kepada ajaran agama. Hukum dan segala yang tertera di dalamnya. Sebab, hukum Tuhan jauh lebih baik dari pada hukum buatan manusia, yang HARI INI di SAHKAN, Belum sempat diterapkan, BESOK-nya sudah ingin diREVISI. Sementara hukum Tuhan, siapa yang mau revisi?
Rasanya memang tidak perlu ada KPK lagi! Sepakati saja pembubaran KPK! Lha pada kenyataannya, semakin KPK bekerja, semakin banyak pelaku korupsi!
TEMAN-TEMAN pasti berlogika: "Lha ada KPK saja Korupsi semakin meraja lela, apalagi kalo nggak ada KPK?!".
Kalo itu sih, gampang! Pada kenyataannya, dulu Aku nggak punya ketombe, coba-coba pake shampo, eeee malah ketombenya nggak ilang-ilang! Dulu Aku nggak pernah ada keluhan rambut rontok, gara-gara coba-coba pake shampo hairfall, eeeee sekarang malah rambutku pada rontok!.
Kata Rasul SAW: "Di dalam Obat tersimpan penyakit; Di dalam penyakit, tersimpan obat". Contohnya: Lalat, sebelah dari sayapnya adalah penyakit, sebelahnya lagi adalah penawarnya, begitu juga dengan ULAT MATAHARI (uler Serngingi), kalo kita kena sengat, cukup dipecah perutnya, lalu dioleskan, maka akan sembuhlah rasa sakit dari sengatan bulunya, dsb.
Jadi, sudahlah, nggak usah ada KPK, dikembalikan saja pada orangnya. Perlahan-lahan, kita kembali kepada ajaran agama. Hukum dan segala yang tertera di dalamnya. Sebab, hukum Tuhan jauh lebih baik dari pada hukum buatan manusia, yang HARI INI di SAHKAN, Belum sempat diterapkan, BESOK-nya sudah ingin diREVISI. Sementara hukum Tuhan, siapa yang mau revisi?



0 komentar :
Posting Komentar