| BY : AINI |
Ini dia keuntungan jadi vegetarian
Ada tren
baru di luar negeri, terutama dikalangan penduduk usia muda. Bagi mereka,
memakan daging sama saja dengan mengosumsi bahan tambahan, bibit penyakit,
hormone, bakteri E.koli, hingga penyakit sapi gila. Tak heran jika jumlah
vegetarian disana mulai semakin bertambah.
Menariknya, di Negara
seperti Amerika Serikat mulai marak restoran yang menjual makanan khusus bagi
para vegetarian, yang populer dengan sebutan living food restaurant atau raw
food restaurant. The American Diet Association menegaskan, jka direncanakan
dengn baik, diet vegetarian yang sehat dan cukup gizi, dapat mencegah dan
mengobati penyakit tertentu. Nah, berikut ini adalah beberapa keuntungan
menjadi vegetarian yang dikutip dari berbagai sumber.
Resiko penykit jantung koroner rendah
Karena kandungan lemak dan kolesterol yang rendah pada makanan
vegetarian, resiko penyakit jantung koroner menjadi lebih rendah. Bahkan,
resiko kematian pada penyakit jantung bagi vegetarian hanya setengah lebih
kecil dibanding nonvegetarian.
Dari sebuah penelitian
diketahui bahwa anak-anak berumur 5 tahun yang dibesarkan dengan banyak
menghabiskan makanan cepat saji (fast food) dan makanan minum gizi (junk food)
menampakkan tanda-tanda dini terkena penyakit jantung. Tim peneliti dari
Lousiana University, AS, memperoleh data, satu dari Sembilan wanita 45-65 tahun
menderita penyakit jantung.
Rata-rata pria AS
pemakan daging berpeluang 50 pesen meninggal akibat penyakit jantung. Resiko
ini akan turun menjadi 15 persen jika mereka berhenti makan daging, dan risiko
hanya 4 persen jika nereka berhenti makan daging, telur dan produk olahan
hewani.
Resiko penyakit kanker berkurang
Kematian akibat kanker banyak dihubungkan pada kegemukan dan
makanan berlemak tinggi serta berserat rendah pada makanan hewani. Menurut
British Medical Journal, menjadi seorang vegetarian dapat mengurangi 50%
hinngga 76% dari semua penyakit kanker.
Apalagi ada salah satu
hasil penelitian Harvard Nurses Health Study yang menyebutkan bahwa daging
diduga keras berhubungan dengan kanker payudara. The national CancerInstitute
mengatakan, wanita yang setiap hari menyantap daging berpeluang 4kali lebih
besar terkena kanker payudara disbanding yang tidak makan danging setiap hari,
sebaliknya, resiko mengidap kanker pada wanita yang melahap sayuran setiap hari
berkurang 20% hingga30%.
Tubuh lebih proposional
Pada umumnya, pelaku
vegetarian bertubuh lebih langsing dari pada pemakan daging. Alasannya, sayuran
yang kaya protein, seperti taoge, kacang merah segar, bayam merah, daun
singkong, dan kacang panjang, mengandung lemak dan kalori lebih rendah dari
pada standar dari diet. Tak heran jika pelaku vegetarianpun jarang terkena
penyakit yang berhubungan dengan kelebihan berat badan, seperti penyakit
jantung koroner, strok, dan kencing manis.


0 komentar :
Posting Komentar