ads

KEBANGGAANKU




OLEH : Elmansyah Al-Haramain
Tak kukira, apa yang Aku usahakan buat anak-anak Asuhanku, menuai hasil yang luar biasa.Khurotul Aini Eliyah, gadis tomboy yang kakinya nggak bisa berhenti bergerak ke sana kemari itu, ternyata bisa juga diandalkan. Mendadak ekspresi kakinya berubah menjadi ekspresi tangan dan raut muka, serta intonasi yang meyakinkan, ketika ia kupercaya untuk maju loba Pidato Bahasa Arab Tingkat Karesidenan Semarang hari minggu lalu. Berdesir bulu kudukku, sontak aliran darahku, dan nafasku seolah berhenti, harap-harap cemas, saat menungguinya berlaga di medan lomba. 
Betapa tidak? 
Banyak orang mencibir akan kemampuannya, dan menyayangkan keputusanku untuk memilihnya sebagai delegasi kota Salatiga. Banyak anak yang lebih mampu dari pada dia, di kelas-kelas di bawah atau di atasnya. Tapi Aku tetap bersikeras membelanya. Sebab, Aku berfikir, bahwa "Dia" adalah anak hasil didikanku. Dulu, Dia sama sekali tak mengenal Bahasa Arab, bahkan betul-betul baru kali ini (di SMA) dia tahu bahasa utama umat Islam yang satu ini! Dalam benakku, Aku tidak bangga jika anak-anak yang lain maju, selain mereka yang memang di bawah bimbinganku. Bagiku, apa pun terjadi, akan Aku terima sebagai ujian atas kemampuanku...
Hasilnya, sungguh di luar dugaan!
 Khurotul Aini Eliyah, berhasil meraih peringkat II,dan maju ke tingkat Provinsi! 
Sebenarnya ada sesuatu di balik apa yang Aku lakukan ini. Aku hanya ingin mengatakan pada semua orang, bahwa setiap anak pasti punya potensi! Tinggal kita bagaimana mengembangkannya? Anak, bukan untuk dicela, dicap tidak mampu, atau dengan istilah "Input Kita yang Rendah", dsb. yang membuat kita menjadi lemah. Buktinya jelas, setahun ini Aku mencoba membina anak-anak yang kata orang, "agak sulit diharapkan", tapi pada kenyataannya, mereka justru bisa diandalkan, dan memunculkan banyak hal yang spektakuler!
Pertama, Aku sadar bahwa
 mereka adalah anak-anak BAHASA, yang hobynya corat-coret, Aku beri mereka media yang bernama Buletin. Ternyata justru menjadi ajang kreatifitas mereka yang mengagumkan! "Buletin Exmuplus", berhasil terbit sebulan sekali. 
Kedua, Aku tahu mereka punya Facebook, Aku fasilitasi mereka dengan Group Bahasa"MLC",
 dan ternyata berguna dan sangat membantu sekali dalam ekspresi dan belajar bahasa (Arab dan Inggris). 
Ketiga, mereka punya keinginan untuk melihat dan mempelajari kegiatan orang lain dalam mengembangkan kemampuan bahasa, ternyata, mereka berhasil mengumpulkan uang (dari hasil buletin dan keuntungan seminar bahasa), untuk dijadikan modal awal STUDY TOUR ke Jogja (tgl. 23 Juni 2012 nanti).
 
Keempat, dari hasil eksprimen dan pengamatan di lapangan, Aku tahu bahwa
 Inggar Larasati memiliki kemampuan dalam menulis. Hasilnya, Insya Allah pertengahan tahun ajaran yang akan datang, akan diterbitkan sebuah novel, dari Novelis Inggar Larasati!
Inilah yang Aku sebut dengan
 kekuatan PROSES, dari tiada menjadi Ada, dari biasa-biasa saja menjadi Luar Biasa, dan seterusnya. Aku ingin menepis pesimisme semua orang, akan masalah "input rendah", bahwa pada dasarnya, semua itu tergantung proses, dan target yang hendak dicapai! Tidak ada manusia yang benar-benar bodoh di dunia ini, yang ada adalah manusia yang memiliki kemampuan di satu sisi, tapi lemah di sisi lain!
Terutama anak-anak Bahasa tahun ini, Mereka adalah KEBANGGAAN
KU
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar